i looked at you

i looked at you
i looked at you

i'm limited! ^^

Don't ever compare one individual to the another one. People are nothing have a samethings.

Jumat, 20 Mei 2011

terbesit............

ketika kamu berharap pada suatu hal,pada suatu pintu untuk dapat membuka dan menerimamu. tetapi kenyataan yang didapat,pintu tersebut terbuka perlahan,namun langsung disentakkan tertutup kencang. kencang sekali hingga tulang penstabil telinga bergetar nyaris lepas.
perih namun melegakkan. semua harapan yang ada,terombang ambing selama menunggu sang pemilik pintu itu menerima kedatangan. namun kenyataan yang didapat apa? kepastian yang mungkin hal itu bukan yang terbaik.
kecewa pasti. sedih lalu sakit itu pasti. hal itu manusiawi
tak ada yang dapat secara instant mengerti maupun menerima kekecewaan yg sangat mendalam
kembali pada sebuah kata-kata yg sering kita dengar,namun sulit untuk dilaksanakan
"manusia boleh saja berencana dan berusaha,tetapi semua jawaban yang terbaik adalah tuhan yang menjawab" Allahu alam.
untuk kembali berusaha,pasti rasanya sangat enggan. seperti batu seberat 500 ton menggelayoti kepala maupun kaki kita untuk melangkah jauh kedepan.
sering terbesit dipikiran
"sungguh nikmat orang-orang yang dapat dengan mudah meraih apa yg diinginkan. mengapa aku selalu susah? mengapa aku selalu harus berusaha lebih maksimal dari mereka? mengapa tuhan tidak adil? mengapa Ia pilih kasih?"
sesungguhnya Tuhan itu adil, dan tidak pilih kasih. hanya emosi syaiton yang berfikir seperti itu.
mungkin Allah sayang dengan hambanya yang selalu ia kasih cobaan.
mungkin Allah kira,hambanya dapat melalui semuanya. karena hambanya itu termasuk orang-orang yang kuat.
setiap permasalahan yang Allah kasih, tidak mungkin melebihi batas kemampuan hambanya.
yaaa! aku sebagai hambanya yang penuh dengan kekurangan, sangat mempercayai hal itu.
dan apa yang orang-orang dapati,mungkin itu tidak akan sepadan dengan apa yang akan aku dapat nanti. mungkin Allah punya rencana lain. mungkin Allah memang sudah mentakdirkan kita sebagai umatnya untuk mengikuti apa kata hati. mungkin apa yang menurut kita baik, belum tentu baik di mata Allah. karena Allah pasti punya yang lebih baik dari itu.
tidak ada satu orang pun yang dapat mengetahui apa-apa rencana dari Allah.

terpuruk disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar